+(62) 812 3475 557
+(62) 812 3447 5557
buletin_saku
admin@buletinsaku.com

Produk

Produk

Ahlan Wa Sahlan

Kabar gembira

Bagi para pembaca setia Buletin Saku Al-Ilmu di manapun berada.

Alhamdulillah….
Buletin Saku Al-Ilmu kali ini kembali hadir menyapa pembaca semuanya..
Melalui tersedianya edisi 1 hingga edisi 27

📌 Order minim 50bj
( Boleh Campur Semua Edisi / 1 Edisi)
Buruan pesan sebelum kehabisan,

Bisa Pilih dan Pesan di: Klik disini 

 

 

Blog

EDISI 05 BERSAHUR DAN BER-IFTHAR (BERBUKA) MENURUT TUNTUNAN RASULULLAH

Sahur dan ifthar merupakan dua prosesi yang cukup berarti dalam keberlangsungan shaum seorang muslim. Ia tidak hanya sekedar makan dan minum, namun ia justru sebagai ibadah yang membedakan umat Islam dengan Yahudi dan Nashara. A. Tuntunan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam Dalam Bersahur Perlu kita ketahui, bahwa sahur adalah sesuatu yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam Dalam hadits Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: تَسَحَّرُوْا وَلَوبِجُرْعَةٍ مَنْ مَاءٍ “Bersahurlah kalian, walaupun dengan seteguk air”. (Shahih At Read More...

ADAB KETIKA SAKIT

Para pembaca rahimakumullah, dunia merupakan kehidupan yang penuh dengan ujian. Beragam ujian akan dirasakan oleh setiap insan, baik berupa kesenangan ataupun kesedihan. Allah Ta’ala menegaskan dalam firman-Nya; ”Kami akan menguji kalian dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya), dan hanya kepada Kamilah kalian dikembalikan.” (al Anbiya: 35) Semua itu Allah Ta’ala takdirkan dalam rangka untuk melihat siapa diantara hamba-hambaNya yang jujur dalam keimanannya. Siapa pula diantara mereka yang bersabar, bersyukur dan terbaik amalannya. SAKIT BAGIAN DARI UJIAN Para pembaca rahimakumullah, sakit merupakan salah Read More...

Kewajiban Bertauhid Dan Menjauhi Kesyirikan

Tujuan Diciptakannya Manusia Tak jarang dari umat manusia yang belum memahami dengan sebenarnya akan hakekat keberadaannya  di muka bumi ini. Sebagian mereka beranggapan bahwa hidup ini hanyalah proses alamiah untuk menuju kematian. Sehingga hidup ini tak ubahnya hanyalah makan, minum, tidur, beraktifitas dan mati, lalu selesai! Tanpa adanya pertanggungjawaban amal di hari kiamat kelak. Allah Ta’ala, Pencipta semesta alam mengingkari anggapan batil ini dengan firman-Nya (artinya): “Dan mereka berkata: “Kehidupan ini tidak lain hanyalah kehidupan di dunia saja, (sebagian) kami ada Read More...